Kenapa Baterai Laptop tidak bisa Dicharge?

Memang cukup pusing bila baterai laptop tidak bisa diisi atau di-charge. Ini membuat laptop menjadi tergantung pada pada colokan listrik dan tidak bisa dipakai outdoor atau di luar ruangan. Bila harus ganti baterai bisa membutuhkan dana yang tidak sedikit, selain harga baterai cukup mahal, juga sering tidak imbang dengan penggantiannya.

Bisa jadi harga laptopnya sudah turun jauh lebih rendah dari harga baterai. Ini cukup wajar terjadi, saat laptop sudah dipakai di atas tiga tahun, nilainya sudah menurun sekali, bisa lebih rendah dari harga separuhnya. Padahal harga spare part barunya masih tinggi, bisa lebih tinggi dari harga laptop tersebut.

Memang bisa menjadi dilemma, meskipun kadang baterai tidak bisa di-charge ini bisa jadi karena di luar masalah baterai tersebut. Sistem pengisian baterai memang tergantung dari charger laptop, koneksi kabel, koneksi di system board laptop, yang bisa saja mengganggu proses pengisian atau charging baterai laptop. Jadi harus dikupas satu persatu untuk menelusuri penyebab baterai laptop tidak bisa di-charger.

Ini harus bisa dicek dengan baterai yang sama untuk memastikan bahwa penyebabnya memang berasal dari baterai tersebut. Bila memang baterai sejenis bisa di-charger, maka baterai yang ada memang kondisinya sudah rusak dan harus diganti dengan yang baru. Namun bila dengan yang baterai yang sama tidak bisa di-charge juga maka harus dicek system charger baterai secara keseluruhan.

Memang tidak mudah dalam mengecek system pengecharge-an ini, perlu digunakan alat untuk mengecek adanya arus yang masuk ke baterai. Alat ini juga bisa digunakan untuk mengecek kondisi baterai tanpa harus membuka baterai tersebut. Alat sejenis avometer sudah cukup bisa digunakan untuk mengecek kondisi baterai.

Kadang ada baterai yang memang kehabisan energinya, nol sama sekali sehingga tidak bisa dicharger. Biasanya ada kerusakan komponen sistem di baterai sehingga tidak bisa memberi alarm bahwa energi pada baterai sudah habis. Padahal baterai tidak boleh habis sama sekali energinya, soalnya ini digunakan untuk menghidupkan komponen untuk pengecharge-an.

Bila kondisi baterai benar-benar nol, maka perlu dikejut dulu agar bisa dicharge secara manual. Ini biasanya bisa digunakan model desktop charger yang ada di beberapa tukang servis laptop. Meskipun tidak semua memilikinya, namun alat ini memang diperlukan untuk menghidupkan baterai yang kehabisan energi ini.

Biasanya ini butuh waktu 15 menit sampai satu jam untuk mengejut baterai yang kosong ini. Selanjutnya baterai yang sedikit terisi ini sudah bisa dicharge secara biasanya. Memang jangan biarkan baterai sampai kosong, biasanya saat ada alarm untuk mengisi baterai, misal tersisa 10 persen maka secepatnya matikan laptop dan segera isi baterainya. Ini memang untuk menghindari baterai kosong total yang bisa merusak baterai laptop tersebut.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Upgrade Laptop - All Rights Reserved
-->