Hal yang sering terjadi saat upgrade RAM laptop adalah tidak terbacanya kapasitas RAM oleh system. Jangankan tertera kapasitasnya, keberadaan RAM yang baru juga tidak terdeteksi oleh system. Ini akan menjadi troubleshooting yang sulit karena kemungkinan penyebabnya bisa beragam.
RAM bisa saja tidak terbaca karena memang FSB RAM tidak sesuai dengan board laptop. Bisa juga karena cara memasangnya yang kurang klik, atau kurang masuk ke dalam slot RAM. Bisa juga slot RAM kotor atau berkarat, sehingga gold plated pada RAM tidak terkoneksi dengan slot RAM.
Penyebabnya memang banyak, harus dilihat satu persatu. Kebanyakan kesalahan dalam mengupgrade RAM ini akibat asal beli jenis RAM tanpa mengecek FSB dari board laptop. Setidaknya mengecek FSB RAM yang ada di dalam board laptop, ini bila RAM terpasang onboard. Namun bisa juga dengan mengecek FSB system board, ini untuk menghindari kesalahan jenis RAM yang diupgrade.
Biasanya juga ada anggapan bahwa semua RAM yang lebih besar FSB dan kapasitasnya akan lebih baik bagi system laptop. Ini bisa iya bisa juga tidak, memang kapasitas RAM yang lebih besar akan lebih baik bagi system laptop. Namun bila FSB lebih besar dari system laptop, system tidak akan bisa mendeteksi RAM tersebut.
Cek RAM yang diupgrade sesuai dengan FSB board laptop
Memang ini hal yang sering terjadi, keliru dalam melihat FSB RAM, padahal ini hal krusial sehingga RAM tidak terbaca. Boleh dibilang tidak berfungsi, artinya system masih menggunakan RAM yang lama dan tidak membaca RAM yang baru. Tentunya harus disesuaikan dulu FSBnya agar system bisa mendeteksi RAM yang baru.
Memang akan sulit melihat FSB board laptop bila tidak memiliki spek laptop tersebut. Meskipun bisa juga dengan melihat ke web manufaktur, atau mengecek dengan program hirens, biasanya bisa terlihat system spesifikasinya. Cara termudah tentunya melihat system spek saat membeli laptop tersebut.
Pastikan RAM masuk ke dalam slot RAM
Paling sering kasus yang terjadi adalah saat memasang RAM tidak masuk ke dalam slot RAM secara sempurna. Bisa jadi ada kotoran di slot RAM tersebut, jelas harus dibersihkan agar tidak menghalangi kontak dengan slot RAM. Juga saat memasang RAM, lakukan secara tegak lurus searah dengan slot RAM.
Mungkin saja posisinya agak miring sehingga tidak masuk secara sempurna. Hati-hati pula jangan sampai mematahkan pin RAM tersebut. Jadi juga tidak asal menekan RAM ke slotnya, namun dengan mengikuti alur dari slot secara seimbang. Bila pin RAM terkoneksi dengan baik ke pin di slot RAM, maka system akan membaca RAM baru dengan baik.