Laptop yang tiba-tiba mati adalah masalah yang umum terjadi. Meskipun sering orang terkecoh dengan sangkaan bahwa ini adalah serangan virus, namun saat antivirus diupdate juga tidak menyelesaikan masalah. Laptop yang tiba-tiba mati lebih dari masalah hardware, lebih pada overheating, yaitu tidak berfungsinya sistem pendingin pada laptop.
Biasanya ini sering terjadi pada laptop yang sudah berumur, meskipun ada juga yang terjadi pada laptop yang masih baru. Biasanya terjadi pada laptop baru karena memang adanya debu atau kotoran yang menghambat kerja system pendingin. Bila dicek lebih lanjut biasanya ada sumbatan pada kipas pendingin.
Pada laptop jenis baru yang sangat ramping memang memiliki system pendingin yang lebih bagus. Namun masih menggunakan jenis kipas sebagai pendinginnya. Rata-rata manufakur bisa menekan panas yang terjadi dengan konfigurasi komponen yang lebih ramping dan efisien. Namun tetap saja sebuah kipas akan berhubungan dengan debu atau kotoran yang akan menyumbat saluran ventilasi kipas pendingin.
Biasanya pada laptop baru memiliki stiker garansi yang tidak memungkinkan membuka, karena akibatnya bisa hilang masa garansinya. Namun ini bisa dibawa langsung ke tempat servis. Beberapa sih bisa langsung disiasati dengan melakukan vacuum atau pembersihan di kipas pendinginnya.
Laptop sering tiba-tiba mati karena overheating
Ini adalah hal umum pada laptop yang tiba-tiba mati karena overheating, maka solusinya adalah mengembalikan fungsi system pendingin laptop. Biasanya bila kipas pendingin tidak terlalu kotor bisa dilakukan vacuum pada system eksosnya. Namun bila kotorannya terlalu tebal biasanya vacuum kurang bisa bekerja dengan baik. Jalan satu-satunya dengan membuka akses ke kipas pendingin dan membersihkannya.
Ini lumrah terjadi karena debu memang musuh utama dari kipas pendingin. Biasanya kerja sebuah kipas akan semakin berat bila tertempel debu yang tebal. Putarannya menjadi kurang keras dalam membuang efek panas dari prosessor maupun board laptop. Bila ini terjadi memang akan mendorong terjadinya overheating, dan laptop mati untuk mencegah kerusakan pada board maupun prosessor.
Laptop tiba-tiba mati karena kerusakan system powernya
Ada rangkaian system power yang membuat sebuah laptop menyala dan bekerja dengan baik. Rangkaian ini mulai dari colokan listrik, kabel, adaptor, colokan DC, hingga system baterai laptop. Semuanya saling berhubungan, bisa jadi ada kerusakan di adaptor laptop yang menyulut terjadinya panas di board laptop. Ini sering terjadi pada laptop yang tidak terproteksi dengan UPS, akibatnya tegangan listrik yang tinggi merusak komponen di adaptor laptop.
Jalan satu-satunya dengan memperbaiki adaptor laptop dengan yang baru. Kemungkinan lain juga kerusakan pada colokan DC laptop. Colokan yang sering dilepas-pasang ini memicu kerusakan di koneksi DC pada board laptop, akibatnya sering terjadi panas dan menyebabkan laptop tiba-tiba mati. Memang gejalanya hampir sama kayak terkena virus, tiba-tiba system begitu sibuk prosessornya sehingga memicu panas di board laptop atau terjadi overheating, sebelum akhirnya laptop mati. Memang solusinya hanya dengan mengganti komponen yang rusak.