Baterai laptop yang letaknya di chasing laptop memang bisa menimbulkan overheating pada laptop bila kondisinya panas. Biasanya sering terjadi saat baterai sudah mendekati usia pakai, sehingga kemampuan cell penyimpanan menjadi berkurang. Meskipun pada beberapa jenis baterai laptop memang sangat mudah panas saat dicharge.
Beberapa baterai jenis lithium memang rentan menghasilkan panas, meskipun baterai jenis ini sangat bagus dalam menyimpan energi dan tahan lama dalam pemakaian. Namun bila kondisinya mulai mudah panas, harus segera dilakukan langkah penyelematan pada baterai ini. Karena panas ini juga semakin membuat baterai mudah rusak circuitnya, juga membuat laptop menjadi overheating.
Panas yang timbul pada baterai laptop memang menjadi mekanisme dalam pengisian baterai. Seharusnya baterai yang sudah penuh akan berhenti dari mode pengisian secara otomatis. Namun karena kerusakan di circuit dan cell penyimpanan pada baterai membuat mode pengisian menjadi tidak pernah penuh, akibatnya baterai mengalami recharge secara berulang dan efek panasnya semakin bertambah.
Bila hal ini terjadi secara terus menerus, maka panas yang ditimbulkan selain menyebabkan overheating juga membuat baterai semakin pendek usia pakainya. Memang kelemahan dari jenis baterai lithium memang ada pada circuit dan cell penyimpanan. Meskipun bisa saja dilakukan penggantian cell, tapi bila kerusakannya sudah merembet di circuit, pergantian cell akan sia-sia saja.
Melakukan charge secara terpisah
Memang bila kondisinya panas saat dicharge, maka lebih baik baterai dicharge secara terpisah. Ini bisa dilakukan dengan tidak menggunakan laptop saat baterai dicharge, kemudian melepas baterai tersebut saat menggunakan laptop. Hal ini akan menghindari terjadinya overheating pada laptop, juga meningkatkan usia pakai baterai laptop.
Meskipun sebenarnya bisa saja dilakukan pergantian cell sebelum circuit di baterai mengalami kerusakan. Hal ini dimungkinkan dengan membawa baterai ke servis center, mereka bisa melakukan pergantian cell, selama circuitnya masih bagus. Biasanya pergantian cell ini bisa membuat kemampuan baterai menjadi meningkat dan tidak panas lagi.
Mengganti cell penyimpanan pada baterai
Kelebihan dari baterai lithium memang memiliki circuit dan cell penyimpanan secara terpisah, sehingga memungkinkan untuk mengganti cell penyimpanan yang sudah aus. Namun harus dipastikan dulu bahwa circuitnya tidak mengalami kerusakan, bila circuitnya juga rusak maka pergantian cell bisa sia-sia. Biasanya di servis center bisa mengecek kondisi circuit sekaligus kemampuan cell penyimpanan.
Meskipun secara program bisa dideteksi saat baterai sudah mulai habis usia pakainya. Memang ada istilah charge 1000 kali atau setelah melewati pengechargesan sealam 1000 kali otomatis kualitas cell penyimpanan akan menurun atau rusak. Bila anggaran lagi cupet, bisa saja tidak mengganti baterai dengan yang baru, tapi Cuma mengganti cell penyimpanan dengan biaya yang lebih murah.