Pakai Kipas Pendingin Eksternal tapi Masih Overheating

Memang bukan hal mudah mengatasi overheating pada laptop, bahkan meskipun sudah pakai pendingin eksternal, masih tetap overheating. Ini bisa saja terjadi bila kondisi heatsink sudah begitu kotor, sehingga tidak bisa bekerja secara optimal. Meskipun dengan bantuan eksternal kipas pendingin sekalipun.

Bisa juga karena memang sudah terjadi konsleting ringan di system board, bila hal ini terjadi memang pakai kipas eksternal yang bagus juga akan tetap overheating. Bila hal ini terjadi maka kemungkinannya memang harus mengganti system board. Lalu bagaimana bisa tahu kalau terjadi konsleiting di system board?

Ini bisa dicek dengan Avometer akan diketahui adanya hubungan arus pendek di system board. Kadang begitu halusnya sering tidak terdeteksi oleh Avometer, namun dengan kondisi overheating yang iminen sudah pasti ada kerusakan jalur di system board. Memang tidak mudah mengatasinya karena kadang terlalu mahal bila harus mengganti system board.

Bila adapun juga tidak efisien, bisa jadi harus mengganti heatsink dan komponen lainnya yang juga rusak akibat overheating. Memang bila overheating terjadi sering terjadi kerusakan yang berantai dan bisa menyentuh semua komponen di system board. Bila harus replace system board, juga harus diikuti dengan komponen pendukung lainnya.

Memang yang paling mahal adalah system board laptop, maka untuk proteksi harus dilakukan pembersihan kipas pendingin secara berkala. Ini bisa dilakukan seminggu sekali atau sebulan sekali, dengan melakukan vacuum pada kipas pendingin laptop. Kondisi ini bila dilakukan secara rutin bisa mencegah overheating pada laptop.

Juga tak kalah penting adalah pemilihan jenis kipas pendingin eksternal yang kadang justru merusak laptop itu sendiri. Biasanya eksternal kipas pendingin yang menggunakan daya USB dari laptop sering menimbulkan masalah. Biasanya Colokan USB ini menimbulkan panas tambahan pada kipas pendingin.

Apalagi bila power yang digunakan pada kipas pendingin cukup besar, maka akan semakin meningkatkan suhu system board dan semakin membebani system pendingin laptop. Memang kalau bisa saat membeli kipas pendingin eksternal harusnya yang memiliki colokan daya tersendiri, sehingga tidak membebani USB port pada system board. Bisa saja colokannya USB karena ini sudah umum, namun dicarikan adaptor yang memiliki jalur terpisah dari laptop.

Hal ini bisa memungkinkan dengan model charger USB yang banyak dipakai oleh ponsel. Model kaya gini akan membantu mengurangi beban system pendingin pada laptop. Juga meningkatkan aliran angin dingin ke dalam system board pada laptop tanpa membebani kerja system board dan tidak memanaskan jalur pada system board. Cara ini dijamin bisa meningkatkan kerja system pendingin dan meminimalisir terjadinya overheating pada laptop, bahkan kalau bisa dengan power yang cukup besar untuk mendinginkan laptop.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Upgrade Laptop - All Rights Reserved
-->