Banyak produk pendingin laptop yang tersedia di toko computer, namun tidak semuanya cocok untuk sebuah laptop. Persoalannya bisa disebabkan karena teknis sistem pendingin laptop yang berbeda, atau bisa juga karena system pendingin eksternalnya yang kurang bagus. Kebanyakan sih produknya bagus hanya tidak cocok dengan laptop tersebut.
Memang harus pilih-pilih kipas pendingin laptop yang bagus agar tidak malah membebani kerja system pendingin laptop. Ambil contoh saja sebuah kipas pendingin ekternal yang digerakan dengan power USB. Biasanya semakin besar kipas yang dipakai akan membutuhkan power atau daya yang besar, dan ini diambil dari colokan USB yang ditancapkan ke port USB pada laptop.
Akibatnya sering membuat beban laptop bertambah, biasanya colokan USB kipas ini membuat panas jalur USB pada laptop. Lihat saja sewaktu mencolokan USB kipas ekternal ke laptop, maka akan terasa panas pada colokan USB laptop. Ini sudah menjadi beban tersendiri pada system pendingin laptop.
Bukannya laptop makin dingin dengan kipas eksternal ini, malah semakin panas saja karena beban daya tersebut. Memang sebaiknya sih pakai colokan sendiri di luar colokan USB, rata-rata kipas eksternal memang pakai colokan USB untuk menggerakan kipasnya. Ini lebih baik dicolokan di luar laptop, caranya bisa dengan membeli adaptor USB yang banyak tersedia di toko computer.
Memang menjadi tidak ekonomis karena harus membeli colokan USB power sendiri, tapi daripada harus tidak efektif dalam mendinginkan laptop. Maka pilihannya jelas colokan USB dari kipas eksternal harus memiliki adaptor sendiri. Juga perhatikan teknis dari system pendingin pada laptop, bila masih pakai kipas pendingin, maka kipas pendingin sudah cocok dengan laptop tersebut.
Ini bisa dilihat dengan melihat lubang eksos dan lubang masuknya udara, akan ada dua lubang atau lebih pada bagian bawah laptop. Ini bisa dicek dengan meletakan tangan di lubang laptop tersebut, bila terasa hembusan keluar, maka ini adalah lubang eksos. Lalu bila terasa tersedot, maka ini adalah lubang untuk kipas pendingin.
Jadi posisi kipas eksternal nantinya harus pas pada lubang masuknya udara, bukan asal arah kipas di bawah laptop. Memang harus disesuaikan dengan teknis system pendingin laptop, kalo tidak akan tidak efektif kipas pendingin eksternal ini dalam mendinginkan laptop. Memang ada banyak kipas pendingin yang dijual di toko computer, tapi tidak semuanya akan cocok dengan system pendingin laptop.
Namun ada juga jenis pendingin laptop yang tidak mengandalkan kipas, tapi menggunakan pengaturan suhu dalam system pendinginya. Biasanya system pendingin laptop jenis ini cukup mahal, meskipun sering cukup efektif dalam mendinginkan laptop. Namun yang jelas system pendingin laptop yang di dalam harus bekerja optimal dulu, percuma bila pakai system pendingin eksternal bila system pendingin laptop tidak berfungsi, maka kerjanya tidak akan optimal.