Upgrade Charger Laptop

Memang charger laptop berada di luar laptop, namun perannya sangat krusial dalam operasi laptop. Meskipun ada baterai laptop yang bisa mendukung operasi laptop secara langsung, namun charger laptop bisa mendukung operasi laptop lewat arus AC yang dikonvert langsung menjadi DC oleh charger tersebut. Memang charger laptop adalah komponen yang mudah rusak sehingga mungkin paling sering diganti maupun diupgrade.

Charger laptop memiliki dua fungsi sebagai charger baterai laptop dan juga sebagai pengkonversi arus AC menjadi DC untuk operasi laptop. Charger laptop sering rusak dan menyebabkan overheating pada laptop. Memang sering tidak terdeteksi overheating yang disebabkan oleh charger laptop ini. Namun biasanya bisa dilihat dari koneksi DC konektor yang terasa panas dan merambat ke baterai maupun board laptop.

Bila laptop sering tiba-tiba mati akibat overheating, maka coba cek dulu fungsi charger laptopnya. Memang sih pada beberapa kasus ada komponen di dalam charger laptop yang rusak sehingga charger tidak berfungsi. Biasanya dapat diperbaiki dan diganti komponennya di tukang servis atau teknisi elektonika. Namun sebagian charger merek tertentu tidak bisa berfungsi kembali secara optimal. Bisa arusnya yang tidak stabil, dan menimbulkan overheating kembali.

Kalau memang masalahnya sedemikian serius, sebaiknya harus diganti atau diupgrade ke charger yang baru. Ini tentunya demi melindungi komponen di dalam laptop, seperti board, prosessor dari kerusakan akibat overheating. Meskipun system board memiliki mekanisme mati sendiri bila terjadi overheating, namun bila terlalu sering overheating dan bolak-balik mati, ini bisa merusak semua komponen di dalam laptop.

Mengganti charger dengan spek yang sama

Memang bila charger rusak cara termudah mengganti dengan charger yang baru. Meskipun ada beberapa teknisi yang mampun memperbaiki charger laptop dan bisa berfungsi kembali. Namun tentunya harus dicek lagi output charger yang keluar, baik voltase DCnya apakah stabil dan juga kualitas ampernya.

Tiap model charger tentunya akan berbeda pada setiap merek, misal laptop Toshiba bisa berbeda chargernya dengan laptop ASUS. Demikian pula dengan merek lainnya seperti Dell, HP, Acer, Apple, Axioo, Fujitsu, Gigabyte, Lenovo, MSI, Samsung, Zyrex, masing-masing memiliki karakter sendiri-sendiri. Bahkan dalam satu merekpun akan berbeda di tiap serinya, maka harus teliti dalam mengecek seri dari charger laptop yang akan diganti.

Mengupgrade charger dengan spek yang lebih baik

Memang ada kemungkinan untuk mengupgrade charger laptop dengan spek yang lebih baik. Ini tentunya harus disesuaikan dengan kemampuan baterai, baik voltase maupun amperenya. Biasanya saat baterai diupgrade menjadi lebih baik misal 3 cell menjadi 6 cell, tentunya memerlukan charger yang lebih baik, meskipun charger yang ada juga bisa digunakan.

Prinsip dasarnya tetap tidak merubah voltasenya, meskipun bisa dengan range yang ada di kisaran spek laptop. Namun bisa dengan ampere yang lebih baik, tentunya juga dengan kisaran range laptop. Ampere yang lebih baik memang bisa mengisi baterai lebih cepat, meskipun tidak ada bedanya dalam mendukung operasi laptop.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Upgrade Laptop - All Rights Reserved
-->