Memang banyak sekali model kipas pendingin eksternal yang bisa digunakan untuk mendinginkan laptop. Meskipun tidak semuanya bisa bekerja dengan baik dalam mendinginkan laptop. Biasanya ketidaksesuaian fungsi dengan system pendingin laptop membuat fungsi pendingin eksternal tidak bekerja maksimal.
Kendala ini harusnya dipikirkan sewaktu akan membeli sebuah pendingin laptop. Biasanya yang asal beli pendingin laptop dengan kisaran harga di bawah seratus ribu akan mengalami kekecewaan. Model pendingin eksternal seperti ini biasanya mengandalakan aliran udara, bila aliran udaranya tidak sejalan dengan lubang pada pendingin laptop, tentunya akan sia-sia aliran pendingin tersebut.
Memang untuk kpas pendingin eksternal di atas seratus ribu, biasanya memang berfungsi mendinginkan bagian bawah laptop. Udara dingin yang masuk ke dalam system pendingin laptop sudah pasti akan berguna mendinginkan laptop secara optimal. Ini lain bila hanya sekedar udara yang masuk ke dalam system pendingin laptop. Memang aliran udara lebih kencang akan mendinginkan laptop, tapi tidak terlalu optimal.
Masalahnya lagi lebih sering kipas pendingin eksternal tidak sesuai dengan model pendingin laptop. Kadang lubangnya yang terlalu kecil membuat aliran udara dari luar susah dipaksakan untuk masuk. Meskipun sebenarnya lubang yang semakin besar akan memudahkan udara kotor masuk ke dalam system pendingin. Jadi harus dikondisikan pula dengan letak laptop tersebut.
Memilih kipas pendingin eksternal yang punya outlet power sendiri
Kebanyakan pembuat kipas pendingin eksternal menggunakan colokan USB untuk menghidupkan kipas pendingin tersebut. Padahal saat colokan USB tersebut dimasukan ke USB laptop akan menimbulkan panas pada laptop. Jadi tidak ada perbedaan yang berarti dalam mendinginkan, bahkan membuat laptop menjadi panas. Jusru lebih baik kipas pendingin dengan outlet power sendiri lebih efektif.
Bisa juga dengan membelikan adaptor sendiri untuk outlet USB, karena memang kebanyakan kipas pendingin memiliki colokan USB. Ini hanya untuk menyiasati agar laptop tidak terbebani dengan tambahan power yang akan jelas menambah panas pada laptop tersebut. jadi apa gunanya bila untuk mendinginkan laptop harus memanaskan laptop juga.
Memilih kipas pendingin yang sesuai dengan kondisi laptop
Ada banyak model kipas pendingin eksternal, namun sangat jarang yang sesuai dengan kondisi laptop. Biasanya peletakan kipas tidak sesuai dengan lubang yang ada di bawah chasing laptop. Akibatnya aliran udara menyentuh bagian chasing yang akan sia-sia dalam mendinginkan laptop, kecuali memang aliran udaranya sudah cukup dingin.
Pada kebanyakan kasus kipas pendingin yang murah hanya mengandalkan aliran udara, buka menghasilkan udara yang dingin. Bila serius untuk mendingkan laptop, maka pahami kerja kipas pendingin laptop dan sesuaikan aliran udara dengan lubang pada chasing laptop. Lebih bagus lagi bila aliran udara yang dihasilkan cukup dingin untuk mendinginkan laptop.