Memang baterai laptop tidak semurah harga baterai ponsel maupun tablet, bahkan bila dibandingkan dengan baterai mobil baterai laptop tetap lebih mahal. Maka perlu perawatan baterai laptop yang tepat agar awet pemakaiannya. Juga tidak gampang drop dan bisa bagus kapasitas penyimpanannya.
Hal umum yang sering dilakukan orang dan salah adalah menggunakan baterai laptop seenaknya. Padahal posisi pakai masih di dalam rumah atau indoor, masih ada colokan listrik untuk pakai laptop. Ini jelas mengurangi masa pakai baterai laptop tersebut, memang baterai laptop seperti jenis baterai lainnya akan menemui masa pakai sesuai kualitas produksi.
Beberapa jenis baterai laptop memang memiliki usia charger, artinya setelah dicharger beberapa ribu kali, maka akan mengalami keausan dan menurun daya simpannya. Ini tentunya harus diperhatikan pemakai laptop. Bila pakai baterai laptop sebaiknya pakai sampai habis dan baru recharge ulang, jangan sekali pakai lalu recharge padahal baterainya belum habis total.
Kondisi ini memang berhubungan dengan pemakaian baterai laptop yang efisien. Ini mengingat rasio harga baterai dengan usia pakai terbilang sangat mahal. Memang sangat beda jauh bila dibandingkan dengan baterai ponsel, tablet atau alat elektronik lainnya. Kekurangan lainnya adalah teknologi baterai yang masih belum berkembang, baterai masih konvensional,hanya sebatas menyimpan energi dan menghabiskannya, belum menemukan teknologi yang efisien dalam penyimpanan baterai.
Lepas baterai laptop bila tidak diperlukan
Andai laptop dipakai dengan charger atau AC konnektor tetap saja baterai laptop harusnya dilepas. Memang tidak efektif, tapi bisa menambah awet baterai laptop ini. Memang setiap laptop konek ke colokan listrik, maka charger akan otomatis mendeteksi baterai dan menchargenya sebelum memutus bila kondisi baterai sudah penuh.
Padahal baterai akan menyusut energinya saat konek dengan laptop, meski tidak dipakai sekalipun. Ini tentunya akan mengurangi daya simpan dari baterai laptop. Sebaiknya memang dilepas bila tidak diperlukan dan baru dipasang saat dipakai outdoor, artinya memang benar-benar dipakai saat membutuhkan baterai tersebut.
Jangan charger baterai dalam kondisi panas
Memang bila baterai kondisinya panas saat discharge sebaiknya dihentikan pengisiannya. Lebih baik matikan laptop dan charge baterai dalam kondisi laptop off. Ini akan memperbaiki daya simpan baterai. Pada kondisi panas biasanya cell penyimpanan baterai akan mengalami pemuaian dan keauasan dengan cepat.
Memang musuh baterai adalah panas, karena panas akan memuaikan cell penyimpanan baterai. Ini terutama pada baterai dengan cell penyimpanan liquid dari Li-on yang banyak dipakai di teknologi baterai saat ini. Memang teknologi liquid masih sangat efektif dan efisien dalam meyimpan energi, namun kelemahannya memang di panas. Jadi pastikan untuk mengecek suhu baterai saat melakukan charge, bila panas segera hentikan pengechargean.